Kehamilan

Proses KehamilanWanita akan haid biasanya setiap 21-40 hari sekali. Di antara periode itu, wanita akan berovulasi (pelepasan sel telur) dan siap untuk proses kehamilan. Jika telur terkoneksi (melalui Hubungan Seks) dengan sperma maka terjadilah kehamilan. Namun, jika sel telur tidak terhubung dengan sperma, maka sel telur akan keluar dari tubuh wanita melalui haid seperti biasa – tanpa kehamilan. Dalam rangka membuahi telur, pria harus ejakulasi (mengeluarkan sperma) di dalam vagina wanita saat bercinta. Intinya kehamilan alamiah terjadi akibat adanya pembuahan sel telur di dalam indung telur wanita oleh sperma. Jadi, saat yang paling memungkinkan wanita untuk hamil yaitu selama masa pelepasan sel telur atau ovulasi. Ovulasi terjadi sekitar seminggu setelah haid sampai seminggu sebelum periode berikutnya. Tapi jangan terlalu pada teori tersebut, karena bisa saja ternyata periode Anda mungkin tidak seperti biasanya. Ovulasi dapat terjadi kapan saja, bahkan selama periode anda. Selain itu, sperma juga  mampu bertahan hidup dalam tubuh wanita untuk beberapa waktu. Normalnya, wanita hanya memproduksi satu sel telur setiap bulannya. Pria bisa memproduksi sperma terus menerus dalam jumlah besar. Rata-rata setiap semprotan air mani mengandung 100-200 juta sperma. Namun dari jumlah tersebut hanya satu yang berhasil menembus indung telur dan membuahi sel telur. Ini merupakan salah satu bentuk seleksi alam untuk memilih bibit yang terbaik menuju proses kehamilan.

Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi). Kurang lebih sekitar 7-10 hari setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi akan masuk dan menempel di selaput dalam rahim. Dianalogikan dengan kasur, selaput dalam rahim ini tebal dan lunak sehingga bisa melindungi sel telur yang telah dibuahi. Pada tahap ini proses kehamilan sudah dimulai. Pada sekitar hari ke 5, sel telur yang telah dibuahi dan keluar dari indung telur sudah berbentuk sebagai satu garis. Pertama yang yang terbentuk adalah syaraf. Perkembangan berikutnya terbagi dua yaitu otak dan sumsum. Segera setelah ini cikal bakal organ tubuh penting seperti jantung, pembuluh darah, otot, dll sudah mulai terbentuk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: